Website Iklan Tayang Selamanya
Selamat datang di situs web periklanan jaringan unikbaca.com "Semoga Hari Anda Selalu Menyenangkan!"
Setidaknya satu iklan Anda posting juga di situs web iklan ini!
Agar pengunjung atau pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda
📝 POSTING Hari ini DISKON 50%

Tampilkan postingan dengan label AC. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Cara Menghilangkan Bau Pada AC Ruang

Cara Menghilangkan Bau Pada AC Ruang

Air conditioner atau yang sering disingkat menjadi ac merupakan alat untuk mengatur suhu sebuah ruangan agar lebih rendah dari pada suhu diluar ruangan selain itu ac juga berfungsi untuk membantu sirkulasi udara, sehingga ketika ac menimbulkan bau tidak sedap tentu saja akan sangat menggangu. Berikut beberapa penyebab bau tidak sedap pada ac ruang:
Cara Menghilangkan Bau Pada AC Ruang

Bau Pada AC Ruang

  1. Bau Yang Disebabkan Oleh Kotoran
    penyebab bau tidak sedap yang sering terjadi adalah adanya pengendapat kotoran (debu, jamur, lendir) yang terlalu lama pada indoor unit. Untuk mencegah bau tidak sedap pada ac ruang perlu dilakukan service cleaning (cuci ac) secara teratur sehingga kotoran tidak sampai mengendap dan menimbulkan bau tidak sedap.
  2. Bau Yang Disebabkan Oleh Oli
    pada indoor unit terdapat evaporator yang berfungsi menyerap panas dan dibuang melalui kondensor. Jika pada evaporator terjadi kebocoran refrigran maka oli akan keluar dari evaporator, sehingga udara ruangan tercampur oleh bau oli. Selain menimbulkan bau evapurator yang bocor juga akan membuat refrigran keluar dari sistem refrigran sehingga ac tidak dingin lagi. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan perbaikan kebocoran pada evaporator dan service cleaning agar oli yang keluar dari evaporator bersih dan tidak menimbulkan bau.
Demikianlah beberapa penyebab bau tidak sedap pada ac ruang untuk permasalahan yang lain dapat menghubungi kami, agar ac ruang beraroma harum dapat menambahkan pengharum ruang.
thumbnail

Cara Menghilangkan Frost Pada Kulkas Satu Pintu

Kulkas satu pintu merupakan lemari pendingin yang tidak dilengkapi dengan sistem defros seperti pada kulkas dua pintu, oleh sebab itu proses menghilangkan bunga es pada kulkas satu pintu dilakukan secara alami.

Cara Menghilangkan Frost Pada Kulkas Satu Pintu

Bunga es atau frost dapat dicegah dengan cara mengatur thermostat pada posisi minimal tetapi hal ini mengakibatkan proses pendinginan lebih lama dan tidak dapat mencapai temperatur yang sangat rendah.

Jika thermostat diatur pada posisi medium atau maksimal akan mengakibatkan terbentuknya frost pada permukaan evaporator, hal ini selain membuat ruang freezer menjadi sempit juga dapat mengganggu proses pendinginan.

Untuk itu perlu penangana yang benar pada saat membersihkan bunga es pada evaporator, berikut ini langkah-langkah membersihkan bunga es pada evaporator kulkas satu pintu:

Lepaskan aliran listrik yang terhubung dengan kulkas, hal ini dilakukan untuk menghindari sengatan listrik atau hubung singkat.

Amankan komponen listrik yang berada didalam kulkas seperti thermostat dan lampu agar tidak terkena air dengan cara membungkusnya dengan plastik atau melepas komponen tersebut, hal ini dilakukan agar tidak ada komponen yang rusak akibat terkena frost yang mencair.

Proses selanjutnya menunggu es mencair sendiri atau dapat menyiramkan air hangat pada permukaan es secara perlahan sehingga es lebih cepat mencair, tetapi harus berhati agar air tidak mengenai komponen listrik pada kulkas.

Setelah frost mencair bersihkan permukaan evaporator dengan air bersih atau dapat menggunakan sabun pencuci piring untuk mendapatkan hasil yang lebih bersih.

Setelah kulkas bersih sebaiknya keringkan terlebih dahulu permukaan evaporator dengan kain kering, setelah itu kembalikan komponen listrik pada posisi semula.

Setelah itu hubungkan kulkas dengan sumber listrik dan atur posisi thermostat sesuai kebutuhan.

Demikian informasi mengenai cara membersihkan frost pada kulkas satu pintu untuk informasi lainnya dapat menghubungi kami.

Catatan:

Jangan mencongkel bunga es dari evaporator karena akan mengakibatkan kebocoran refrigran.

Jangan menggosok permukaan evaporator dengan benda yang kasar.

Utamakan keselamatan pada saat membersihkan kulkas.

Frost atau lapisan es content placement yang menumpuk di dalam freezer atau kulkas sering dianggap sepele oleh banyak orang. Banyak yang membiarkannya menumpuk berbulan-bulan karena malas membersihkan.

Padahal, keberadaan frost yang tebal ini bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kinerja kulkas, tagihan listrik, hingga ketahanan makanan. Memahami alasan mengapa frost harus rutin dibuang akan membantu kita menjaga perangkat elektronik rumah tangga ini agar tetap awet dan efisien.

Pertama, frost yang menebal membuat kompresor kulkas bekerja ekstra keras. Lapisan es bertindak seperti isolator yang menghalangi pendinginan optimal. Saat kompresor terus menyala lebih lama dari seharusnya, konsumsi listrik pun melonjak drastis.

Penelitian menunjukkan bahwa frost setebal setengah sentimeter saja dapat meningkatkan konsumsi energi hingga 30 persen. Dengan membuang frost secara rutin, Anda tidak hanya menghemat biaya listrik bulanan, tetapi juga memperpanjang umur kompresor yang merupakan jantung dari kulkas itu sendiri.

Kedua, frost yang dibiarkan menumpuk dapat merusak sistem pendingin secara mekanis. Es yang mengeras di sekitar evaporator atau kipas pendingin bisa menyumbat aliran udara dingin. Akibatnya, beberapa bagian freezer menjadi terlalu dingin sementara bagian lain tidak cukup dingin.

Dalam kasus yang parah, pertumbuhan es dapat merusak bilah kipas atau bahkan menyebabkan kebocoran pada sistem refrigeran. Biaya perbaikan untuk kerusakan seperti ini tentu jauh lebih mahal dibandingkan sekadar meluangkan waktu untuk membersihkan frost setiap beberapa bulan sekali.

Ketiga, dari aspek keamanan pangan, frost yang tebal mengganggu sirkulasi udara dingin yang merata. Makanan di bagian belakang freezer bisa membeku terlalu keras, sementara makanan di depan tidak benar-benar beku.

Kondisi ini memicu pembentukan kristal es besar pada makanan, yang merusak tekstur dan cita rasa daging, sayuran, atau ikan. Lebih berbahaya lagi, fluktuasi suhu akibat frost dapat menyebabkan bakteri pembusuk tetap aktif meski dalam lingkungan beku.

Keempat, frost yang sudah sangat tebal sering kali mencair di bagian bawah kulkas saat pintu sering dibuka. Air cairan ini dapat menggenang dan menjadi tempat berkembang biaknya jamur serta bakteri.

Bercak-bercak hitam yang muncul di seal pintu karet atau di sudut freezer bukan hanya tidak higienis, tetapi juga bisa mencemari makanan yang disimpan. Membersihkan frost berarti juga menghilangkan potensi kontaminasi silang yang membahayakan kesehatan keluarga.

Terakhir, frost yang menumpuk mengurangi kapasitas penyimpanan secara signifikan. Ruang yang seharusnya bisa diisi makanan justru terisi oleh es yang tidak berguna.

Dalam kulkas berukuran sedang, frost setebal dua sentimeter bisa mengurangi volume penyimpanan hingga 15 persen. Dengan membuang frost, Anda mendapatkan kembali ruang berharga untuk menyimpan bahan makanan, sekaligus memudahkan pengaturan dan pencarian makanan.

Kesimpulannya, membuang frost pada kulkas bukanlah sekadar kegiatan estetika, melainkan kebutuhan fungsional yang berdampak pada efisiensi energi, ketahanan alat, kualitas makanan, kebersihan, dan optimalisasi ruang.

Lakukan pencairan frost secara rutin setiap 3-6 bulan sekali, atau segera setelah ketebalannya mencapai setengah sentimeter. Dengan perawatan sederhana ini, kulkas Anda akan berterima kasih dalam bentuk performa optimal dan tagihan listrik yang lebih rendah.
thumbnail

Fungsi Thermostat Pada Sistem Pendingin

Thermostat merupakan alat yang berfungsi sebagai pengatur suha, sehingga temperatur dalam sebuah ruangan selalu setabil sesuai kebutuhan. Pada mesin pendingin selalu menggunakan alat pengatur suhu salah satunya adalah thermostat yang banyak diaplikasikan pada kulkas, freezer, dan showcase. Thermostat bekerja dengan cara memutuskan arus listrik yang masuk kompresor apabila temperatur yang diinginkan telah tercapai, sehingga kompresor akan off setelah itu temperatur akan kembali naik dan thermostat akan mengalirkan kembali arus listrik yang masuk pada kompresor.

Fungsi Thermostat Pada Sistem Pendingin

Dalam dunia otomotif, sistem pendingin (cooling system) memiliki peran yang sangat vital. Tanpa sistem pendingin yang berfungsi optimal, mesin kendaraan akan cepat mengalami overheat, yang berujung pada kerusakan serius seperti blok mesin retak, piston macet, atau gasket kepala silinder bocor. Di antara berbagai komponen sistem pendingin seperti radiator, kipas, water pump, dan coolant, terdapat satu komponen kecil namun memiliki peran besar: thermostat. Artikel ini akan mengupas tuntas fungsi thermostat dan mekanisme kerjanya dalam menjaga suhu mesin tetap ideal.

Apa Itu Thermostat?

Thermostat adalah katup pengatur suhu yang bekerja secara mekanis. Komponen ini biasanya terletak di rumah thermostat (thermostat housing), yaitu saluran yang menghubungkan mesin dengan radiator atas. Secara fisik, thermostat menyerupai katup bulat atau silinder kecil yang terbuat dari logam, dengan pegas dan sebuah "piston" di tengahnya. Bagian yang paling kritis adalah wax pellet (lilin padat) yang tertanam di dalam mekanisme katup.

Fungsi Utama Thermostat

Secara garis besar, thermostat memiliki tiga fungsi utama:

1. Mempercepat Pemanasan Mesin (Warm-Up)

Saat mesin baru dinyalakan dalam kondisi dingin, suhu mesin masih sangat rendah. Pada fase ini, oli mesin belum mencapai viskositas kerja optimalnya, sehingga gesekan antar komponen meningkat. Thermostat berperan untuk menutup aliran coolant menuju radiator. Dengan kata lain, coolant hanya bersirkulasi di dalam mesin (melalui water pump dan saluran water jacket) tanpa melewati radiator. Akibatnya, panas dari proses pembakaran akan cepat menaikkan suhu mesin. Proses ini sangat penting karena mesin yang cepat mencapai suhu kerja (biasanya sekitar 80–95°C) akan lebih efisien dalam pembakaran, menghasilkan emisi lebih rendah, dan mengurangi keausan komponen.

2. Menjaga Stabilitas Suhu Operasional

Setelah mesin mencapai suhu optimal, thermostat tidak sepenuhnya membuka. Sebaliknya, ia akan bekerja secara dinamis: membuka dan menutup secara bertahap untuk menjaga suhu mesin tetap konstan. Fungsi ini mirip dengan termostat pada AC rumah yang menjaga ruangan tetap pada suhu yang diinginkan. Dengan menjaga stabilitas suhu, mesin dapat bekerja pada efisiensi termal terbaiknya. Suhu yang terlalu rendah membuat mesin boros bahan bakar dan menghasilkan emisi hidrokarbon yang tinggi; suhu yang terlalu tinggi berisiko merusak komponen mesin.

3. Mengatur Laju Aliran Coolant

Thermostat juga bertindak sebagai pengatur lalu lintas cairan pendingin. Saat sebagian coolant dialirkan ke radiator untuk didinginkan, sebagian lainnya tetap bersirkulasi di dalam mesin (bypass). Kombinasi aliran ini memastikan tidak terjadi perubahan suhu yang tiba-tiba atau "thermal shock" yang dapat merusak blok mesin. Dengan kata lain, thermostat mencegah coolant yang sangat dingin dari radiator langsung masuk ke mesin panas secara tiba-tiba.

Cara Kerja Thermostat

Prinsip kerja thermostat sangat sederhana namun brilian, memanfaatkan sifat muai panas dari lilin khusus (wax) di dalamnya. Berikut adalah tahapan kerjanya:

Tahap 1: Mesin Dingin (Suhu di Bawah Suhu Buka Awal)

Ketika suhu coolant masih rendah (misalnya di bawah 70°C, tergantung spesifikasi thermostat), wax pellet berada dalam keadaan padat. Pegas kuat yang ada di thermostat menekan katup sehingga katup tetap tertutup rapat. Akibatnya, coolant tidak dapat mengalir ke radiator. Sirkulasi coolant hanya terjadi pada jalur "bypass" di dalam mesin. Hal ini menyebabkan suhu mesin naik dengan cepat.

Tahap 2: Suhu Mendekati Suhu Kerja (Mulai Membuka)

Saat suhu coolant content placement naik hingga mencapai suhu buka awal (biasanya antara 75°C hingga 85°C), wax pellet mulai meleleh dan memuai. Pemuaian ini menekan piston karet di dalam thermostat, yang kemudian mendorong katup melawan tekanan pegas. Katup mulai terbuka sedikit demi sedikit. Coolant panas dari mesin mulai mengalir ke radiator atas, sementara sebagian kecil tetap melalui bypass.

Tahap 3: Suhu Optimal (Thermostat Membuka Penuh)

Ketika suhu coolant mencapai sekitar 90–105°C, wax pellet memuai sepenuhnya, sehingga katup terbuka penuh. Pada kondisi ini, hampir seluruh coolant dialirkan ke radiator untuk didinginkan oleh hembusan angin atau kipas radiator. Air yang sudah dingin di radiator kemudian kembali ke mesin untuk menyerap panas lagi. Siklus ini berlangsung terus selama mesin bekerja.

Tahap 4: Pengaturan Dinamis

Jika beban mesin berkurang (misalnya mobil meluncur di jalan menurun), suhu coolant bisa turun. Wax pellet akan menyusut sedikit, sehingga pegas menekan katup kembali ke posisi lebih tertutup. Sebaliknya, jika beban naik (mendaki tanjakan), suhu naik dan katup membuka lebih lebar. Proses membuka-menutup ini terjadi secara otomatis dan kontinu, menjaga suhu mesin dalam rentang ideal.

Akibat Jika Thermostat Rusak

Thermostat adalah komponen yang jarang mendapat perhatian, namun kerusakannya bisa fatal.

Thermostat macet tertutup (Terbuka): Jika katup tidak bisa membuka, coolant tidak pernah mencapai radiator. Mesin akan cepat overheat, ditandai dengan lampu indikator suhu menyala, uap dari kap mesin, dan penurunan performa. Jika dipaksakan, mesin bisa rusak permanen.

Thermostat macet terbuka (Tertutup): Sebaliknya, jika katup selalu terbuka, coolant terus bersirkulasi ke radiator bahkan saat mesin dingin. Akibatnya, mesin sulit mencapai suhu kerja normal, terutama di cuaca dingin. Gejalanya: konsumsi bahan bakar meningkat, pemanasan kabin (heater) lambat, dan emisi gas buang kotor.

Perawatan dan Penggantian

Thermostat termasuk komponen yang sebaiknya diganti secara preventif setiap 50.000–80.000 km atau jika sistem pendingin mengalami masalah. Ciri-ciri thermostat mulai rusak antara lain: suhu mesin tidak stabil (naik-turun), waktu pemanasan terlalu lama, atau overheat saat macet. Penggantian thermostat relatif murah dibandingkan risiko kerusakan mesin yang ditimbulkannya.

Kesimpulan

Thermostat adalah komponen kecil yang memegang kendali besar terhadap kesehatan mesin. Fungsinya bukan hanya mencegah overheat, tetapi juga mempercepat pemanasan awal dan menjaga stabilitas suhu operasional. Dengan memahami cara kerjanya yang sederhana namun cerdas, memanfaatkan muai panas lilin, kita dapat lebih menghargai pentingnya perawatan sistem pendingin secara rutin. Jadi, jangan abaikan thermostat; pastikan ia bekerja dengan baik agar mesin kendaraan Anda selalu dalam performa terbaik dan awet hingga tahun-tahun mendatang.
thumbnail

Penyebab Blower Indoor AC Split Rusak

AC split menjadi salah satu perangkat penting dalam kehidupan modern, terutama di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Salah satu komponen utama dalam unit AC split adalah blower indoor. Blower ini berfungsi untuk menghembuskan udara dingin ke seluruh ruangan. Namun, tidak jarang pengguna mengalami masalah ketika blower indoor AC split rusak. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan menurunkan performa pendinginan.

Penyebab Blower Indoor AC Split Rusak

Memahami penyebab blower indoor AC split rusak sangat penting agar Anda dapat melakukan pencegahan sejak dini. Artikel ini akan membahas berbagai faktor penyebab kerusakan blower indoor, gejala yang muncul, serta tips perawatan agar AC tetap optimal.

Fungsi Blower Indoor pada AC Split

Sebelum membahas penyebab kerusakan, penting untuk memahami fungsi blower indoor. Blower merupakan kipas yang berada di dalam unit indoor AC. Tugas utamanya adalah mengalirkan udara dari evaporator ke seluruh ruangan setelah udara tersebut didinginkan.

Jika blower tidak bekerja dengan baik, maka udara dingin tidak akan tersebar secara merata. Akibatnya, ruangan terasa tidak dingin meskipun AC menyala.

Penyebab Blower Indoor AC Split Rusak

Berikut adalah beberapa penyebab umum yang sering terjadi:

1. Penumpukan Debu dan Kotoran

Debu yang menumpuk pada blower dapat menghambat putaran kipas. Dalam jangka panjang, kotoran ini bisa membuat motor blower bekerja lebih berat hingga akhirnya rusak.

Selain itu, debu juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada kipas sehingga menimbulkan suara berisik. Hal ini sering terjadi pada AC yang jarang dibersihkan.

2. Motor Blower Melemah atau Rusak

Motor blower adalah komponen penggerak utama. Jika motor ini melemah atau terbakar, maka blower tidak akan berputar dengan optimal atau bahkan berhenti total.

Kerusakan motor biasanya disebabkan oleh usia pemakaian yang sudah lama atau beban kerja yang berlebihan akibat kurangnya perawatan.

3. Kapasitor Rusak

Kapasitor berfungsi untuk membantu start awal motor blower. Jika kapasitor rusak, blower bisa menjadi sulit berputar atau hanya berdengung tanpa bergerak.

Masalah ini sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan dapat merusak motor blower secara permanen.

4. Bearing atau Bushing Aus

Bearing atau bantalan pada blower berfungsi untuk menjaga putaran tetap halus. Jika bagian ini aus, blower akan menghasilkan suara berisik dan putarannya menjadi tidak stabil.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan gesekan berlebih yang mempercepat kerusakan komponen lainnya.

5. Kerusakan pada PCB (Printed Circuit Board)

PCB adalah otak dari sistem AC. Jika terjadi kerusakan pada PCB, sinyal untuk menggerakkan blower bisa terganggu.

Akibatnya, blower tidak bekerja sesuai perintah atau bahkan tidak menyala sama sekali.

6. Tegangan Listrik Tidak Stabil

Tegangan listrik yang naik turun dapat merusak komponen elektronik pada AC, termasuk blower. Lonjakan listrik bisa menyebabkan motor terbakar atau komponen lain mengalami kerusakan.

Penggunaan stabilizer sangat disarankan untuk menghindari masalah ini.

7. Usia Pemakaian

Seiring waktu, semua content placement komponen AC akan mengalami penurunan performa. Blower yang sudah digunakan bertahun-tahun cenderung lebih rentan rusak.

Jika AC sudah berusia lebih dari 5–10 tahun, kemungkinan besar beberapa komponennya perlu diganti.

Gejala Blower Indoor AC Rusak

Mengetahui gejala kerusakan blower sangat penting agar Anda dapat segera mengambil tindakan. Berikut beberapa tanda yang sering muncul:

Udara tidak keluar dari AC meskipun mesin menyala

AC tidak dingin seperti biasanya

Muncul suara berisik dari unit indoor

Blower tidak berputar atau berputar sangat lambat

AC sering mati sendiri

Jika Anda menemukan salah satu dari gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.

Dampak Jika Blower Tidak Segera Diperbaiki

Kerusakan blower yang dibiarkan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. AC akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan, sehingga konsumsi listrik meningkat.

Selain itu, komponen lain seperti kompresor juga bisa ikut terdampak karena sistem tidak bekerja secara seimbang. Dalam jangka panjang, biaya perbaikan bisa menjadi jauh lebih mahal.

Cara Mencegah Kerusakan Blower Indoor AC

Agar blower indoor tetap awet, ada beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan:

1. Rutin Membersihkan AC

Bersihkan AC minimal setiap 3 bulan sekali. Fokus pada bagian filter dan blower agar tidak terjadi penumpukan debu.

2. Gunakan Jasa Servis Profesional

Melakukan servis berkala oleh teknisi profesional dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum menjadi kerusakan besar.

3. Pastikan Tegangan Stabil

Gunakan stabilizer atau pastikan instalasi listrik di rumah Anda dalam kondisi baik untuk menghindari lonjakan tegangan.

4. Jangan Mengoperasikan AC Secara Berlebihan

Gunakan AC sesuai kebutuhan. Penggunaan terus-menerus tanpa jeda dapat mempercepat keausan komponen.

5. Perhatikan Suara dan Performa

Jika Anda mulai mendengar suara aneh atau performa AC menurun, segera lakukan pengecekan.

Kapan Harus Mengganti Blower?

Tidak semua kerusakan blower harus berakhir dengan penggantian. Namun, jika motor sudah terbakar atau komponen utama rusak parah, maka penggantian menjadi pilihan terbaik.

Biaya penggantian blower biasanya tergantung pada merek dan tipe AC. Dalam beberapa kasus, mengganti unit AC baru bisa lebih ekonomis jika kerusakan sudah terlalu banyak.

Blower indoor merupakan komponen vital dalam sistem AC split. Kerusakan pada bagian ini dapat menyebabkan AC tidak bekerja secara optimal. Penyebabnya pun beragam, mulai dari penumpukan debu, kerusakan motor, hingga masalah listrik.

Dengan melakukan perawatan rutin dan memahami gejala awal kerusakan, Anda dapat memperpanjang umur AC serta menghindari biaya perbaikan yang mahal. Jangan ragu untuk segera memanggil teknisi jika menemukan tanda-tanda kerusakan pada blower indoor.

Perawatan yang tepat tidak hanya menjaga kinerja AC tetap maksimal, tetapi juga memastikan kenyamanan udara di dalam ruangan tetap terjaga sepanjang waktu.
thumbnail

Penyebab Getaran Pada Indoor AC Split

Penyebab Getaran Pada Indoor AC Split

Indoor unit merupakan bagian dari ac split yang terletak didalam ruangan oleh sebab itu indoor unit harus bebas dari getaran atau bunyi sehingga tidak menggangu kenyamanan dalam ruangan. Tetapi ada beberapa penyebab kenapa indoor unit ac split bergetar dan berbunyi:
Penyebab Getaran Pada Indoor AC Split
Penyebab Getaran Pada Indoor AC Split
  • Penyebab Indoor Unit Bergetar
    1. Penyebab yang paling sering terjadi adalah laher/bearing pada motor fan indoor pecah/aus sehingga putaran menjadi tidak setabil dan mengakibatkan getaran. Penyebab laher/bearing pecah/aus biasanya karena usia unit ac yang sudah lama. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan penggantian laher/bearing sehingga putaran menjadi halus.
    2. Penyebab lain getaran pada indoor unit adalah poros blower indoor bengkok sehingga putaran menjadi tidak setabil dan menimbulkan getaran. Biasanya poros blower menjadi bengkok karena tersangkut oleh bunga es pada evaporator. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan perbaikan/penggantian blower indoor unit.
    3. Getaran pada indoor unit juga dapat disebabkan oleh cover indoor unit tidak terpasang dengan baik sehingga ketika motor fan berputar cover indoor unit bergetar. Penyebab cover indoor tidak terpasang dengan baik biasanya karena skrup yang berfungsi menahan indoor sudah berkarat dan hancur sehingga cover indoor tidak terpasang dengan baik.
  • Penyebab Indoor Unit Berbunyi
    1. Salah satu penyebab indoor unit mengeluarkan bunyi karena pelumas pada bearing/laher sudah kering sehingga terjadi gesekan yang menimbulkan bunyi berisik pada indoor unit. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan pelumasan/penggantian bearing/laher.
    2. Penyebab lain bunyi pada indoor unit disebabkan oleh gesekan antara blower dengan body indoor unit. Hal ini bisa terjadi karena blower bergeser dari posisi yang seharusnya.
Demikianlah penyebab getaran dan bunyi pada indoor ac split yang sering terjadi.
thumbnail

Penyebab Hembusan Udara Pada AC Kurang Kencang

Penyebab Hembusan Udara Pada AC Kurang Kencang

Air Conditioner atau AC merupakan alat yang berfungsi untuk mengatur udara agar nyaman untuk manusia, salah satu fungsinya adalah untuk mensirkulasikan udara. Jika udara yang dihembuskan oleh ac kurang kecang maka akan mengakibatkan proses sirkulasi udara tidak lancar dan proser pendinginan menjadi terhambat. Berikut ini beberapa penyebab hembusan udara pada ac ruang kurang lancar yang sering terjadi:
Sirkulasi Udara Pada Indoor Unit
Sirkulasi Udara Pada Indoor Unit
  1. Evaporator Kotor
    Evaporator merupakan alat yang berbungsi menghisap panas dari dalam ruangan, posisi evaporator terletak pada bagian hisap blower sehingga jika evaporator kotor akan mengakibatkan sirkulasi udara terhambat.
  2. Blower Kotor
    Blower merupakan alat yang berfungsi untuk mensirkulasikan udara, sehingga ketika sirip-sirip blower tersumbat oleh kotoran hal ini akan mengakibatkan blower tidak dapat mensirkulasikan udara dengan baik.
  3. Motor Blower Rusak
    Motor fan atau motor blower berfungsi untuk memutar blower, maka jika motor fan mengalami kerusakan akan mengakibatkan putaran blower menjadi lambat bahkan sampai tidak berputar sama sekali.
  4. Kapasitor Motor Fan Rusak
    Kapasitor merupakan alat yang berfungsi untuk menimbulkan beda fasa sehingga putaran fan dapat terjadi karena lilitan bantu dan lilitan utama memiliki perbedaan fasa. Jika kapasitor rusak maka akan menyebabkan putaran motor fan menjadi lambat atau berhenti total.
  5. Pemasangan Indoor Unit Yang Terlalu Keatas
    Pemasangan indoor unit yang terlalu dekat dengan atap akan mengakibat proses penghisapan udara menjadi tidak maksimal, sehingga jumlah udara yang dihembuskan menjadi berkurang.
Demikianlah penyebab hembusan udara pada AC Split kurang kencang yang sering terjadi.
thumbnail

Tips Membeli Ac Agar Hemat Listrik

TIPS MEMBELI AC AGAR HEMAT LISTRIK 
tips membeli ac
ac ruangan
Air conditioner berperan lebih dari sekedar mendinginkan udara. Air conditioner benar-benar berfungsi sebagai “pengkondisi” udara, yaitu dengan menyingkirkan debu dan kotoran pada saat udara ruangan dihisap melalui filter. Beberapa air conditioner model terbaru malah ada yang diklaim mampu membunuh kuman, bakteri dan virus yang bertebaran di udara. Air conditioner juga berfungsi menurunkan kelembaban, membuat udara lebih nyaman pada berbagai temperatur. Manfaat-manfaat ini tentu saja membutuhkan biaya. Karena sebuah unit air conditioner adalah investasi yang terukur, Anda dapat menghemat uang dan listrik dengan cara membeli dan menggunakan air conditioner Anda dengan bijaksana.
AC Central Atau AC Split ?

Ketika Anda memutuskan untuk membeli sebuah air conditioner, pertama-tama pertimbangkanlah sistem apa yang paling cocok dengan kebutuhan Anda, apakah AC central atau cukup AC split atau jenis AC ruangan lainnya. AC central terletak di suatu bagian dari sebuah bangunan, namun berfungsi untuk mendinginkan seluruh ruang didalam bangunan baik dengan cara menghembuskan udara dingin melalui duct yang terhubung di setiap ruangan, atau dengan cara sirkulasi air dingin melalui pipa-pipa ke setiap ruangan dimana disitu terdapat kipas yang yang menghembuskan udara melalui pipa-pipa tersebut. AC split dan jenis AC ruangan lainnya bekerja melalui prinsip yang kurang lebih sama, tetapi memiliki kapasitas yang lebih kecil sehingga hanya mampu mendinginkan udara pada luas ruang yang terbatas. Dibandingkan dengan AC split, AC central biasanya memberikan kenyamanan yang lebih baik namun juga membutuhkan biaya yang lebih besar.
Ukuran Air Conditioner
Setelah memilih tipe air conditioner, kemudian pertimbangkanlah ukuran unitnya. Unit air conditioner yang memiliki kapasitas yang lebih besar tidak selalu lebih baik karena unit yang terlalu besar tidak akan mendinginkan area secara seragam. Pada beberapa jenis air conditioner, unit yang terlalu besar akan mendinginkan udara terlalu cepat yang akan menyebabkan air conditioner akan hidup dan mati lebih sering. Hal ini menyebabkan boros listrik dan uang. Sebagai tambahan, unit yang terlalu besar tidak akan beroperasi cukup lama untuk mengurangi kelembaban, bukannya membuat udara lebih nyaman, udara akan malah akan terasa “beku” dan “basah” pada pengaturan thermostat normal.
Sebaliknya, Anda harus menghindari membeli unit AC yang terlalu kecil. Kapasitas AC yang tidak cukup akan terus-terusan beroperasi namun tidak mampu mendinginkan udara secara optimal.
Dalam mengukur kebutuhan AC untuk rumah Anda, pertimbangkan ukuran ruang dan bagaimana ruang tersebut digunakan
thumbnail

Pemeliharaan Servis Kecil Pada AC │Perawatan Sistem Pendingin

AC
PEMBONGKARAN
Pemeliharaan Mingguan Atau Servis Kecil Pada AC

servis kecil dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. pekerjaan awal yang dilakukan sebagai berikut

perhatian !

harap diperhatikan waktu mengoprasikan AC, kapan harus mematikan dan menyalakan arus listrik ke unit AC (sebelum atau sesudah servis)

MEMBERSIHKAN FILTER INDOOR
Langkah membersihkan bagian indoor sebagai berikut :
  1. Matikan arus listrik atau cabut kabel stop kontak utama yang menuju ke unit AC.
  2. Buka tutup filter (grill) pada casing indoor.
  3. lepaskan filter indoor dari dudukannya.
  4. Cuci filter dengan sabun, kemudian bilas dengan menggunakan air bersih.
  5. Keringkan filter indoor dengan lap kering atau dijemur di tempat terbuka.
  6. Pasangkan kembali filter pada dudukannya.
FILTER AC INDOOR
FILTER

MEMBERSIHKAN TUTUP (CASING) BODY INDOOR

Langkah membersihkan tutup (casing) body indoor sebagai berikut :
  1. Matikan arus listrik atau cabut stop kontak utama yang menuju ke unit AC.
  2. Basahi kain lap dengan air, kemudian peras sampai setengah basah.
  3. Bersihkan casing body indoor bagian luar dan pengatur arah hemburan (swing indoor).
  4. Harap diperhatikan, jangan membersihkan bagian PCB dengan kain lap basah.